-kredit gambar:Warnaiman Azizi,gambar diambil di Merang,Setiu,Terengganu-
Cinta merupakan awal mula dari kasih sayang.Dengan kedua sifat inilah para muslimin di awal Islam membangun peradaban sambil terus beribadah kepada Allah.Namun di zaman kita ini,cinta dan kasih sayang itu mulai hilang dalam sikap dan perilaku kita.
Banyak sekali pembuktian cinta yang ada di zaman Nabi ﷺ susah ditafsirkan dan difahami pada zaman ini,baik cinta antara baginda ﷺ dengan isteri-isteri baginda ﷺ,dengan putera-puteri baginda ﷺ,dengan para sahabat baginda ﷺ,atau cinta antara satu sahabat dengan sahabat lainnya.Untuk memahaminya saja susah,apalagi meyakini bahawa hal itu dulu pernah ada.
Semua itu disebabkan kerana kita sekarang ini hidup di sebuah zaman yang hakikat cinta telah tercabut dari akarnya,padahal cinta itu adalah hal yang menghiasi kehidupan di masa Nabi ﷺ.Kita selamanya tidak akan mampu untuk hidup dengan cinta yang pernah ada di zaman baginda ﷺ,kecuali jika kita memakai “kacamata” cinta,sehingga kita dapat melihat,merasakan dan menikmati lazatnya cinta.Jika melihat sesuatu atas dasar cinta,maka kita dapat memahami sebab musabab suatu perkara dan faktor yang mendorongnya,serta mempertimbangkan keadaan emosional manusia yang hidup di zaman ini.
Ya,para sahabat dahulu hidup dengan cinta abadi,dan di dalam ruh Rasulullah ﷺ mengalir cinta yang sangat kuat,kasih sayang,belas kasih,dan halus perasaannya kepada segala sesuatu,bahkan kepada batu dan kayu.
Hal terbesar yang dimiliki seorang muslim adalah hatinya.Jagalah selalu kesucian hatimu.Jangan sampai dimasuki oleh cinta selain cinta kepada Allah.Sebab cinta kepada Allah tidak dapat disatukan dengan cinta yang selain kepada-Nya.
Hal terbesar yang dimiliki seorang muslim adalah hatinya.Jagalah selalu kesucian hatimu.Jangan sampai dimasuki oleh cinta selain cinta kepada Allah.Sebab cinta kepada Allah tidak dapat disatukan dengan cinta yang selain kepada-Nya.
[Shaykh al-Imam Dr.Ali Jum'ah,hafizohullah]
Begitulah cinta,dihiasi air mata ketika berpisah dan bertemu.Jika sebuah cinta bersih dari rasa iri dan dengki maka cinta itu dapat menghapuskan dosa,menghilangkan keras di hati dan juga dapat menghilangkan aib.Oleh sebab itu,cinta sejati akan kamu temui ketika kamu mencintai Rasulullah ﷺ.
[Shaykh Dr.Majdi Asyur,hafizohullah]
Kunci utama untuk membuka pintu-pintu kebahagian dalam kehidupan adalah dengan menanam benih-benih cinta dan kasih sayang.
[al-Habib Ali Al Jufri,hafizohullah]

